SHALAT NABI IDRIS AS, NABI NUH DAN GENERASI PENERUS KETURUNAN NABI ADAM AS


A.   PETUNJUK BAHWA KETURUNAN ADAM MENDIRIKAN SHALAT

Hal terpenting dalam sejrah manusi adalah ketika tumbuhnya generasi baru dalam peradaban baru, setelah masa kehancuran luar biasa yang terjadi pada masa Nabi Nuh AS. Dimana umat Nabi Nuh yang merupkan anak cucu dari keturunan Nabi Idris As, Kakeknya Nabi Nuh sendiri, semuanya binasa ditelan air  bah karena kedurhakaan mereka. Nabi Nuh berhasil menyelamatkan beberapa pengikut nya yang beriman dan pasangan hewan-hewan untuk meneruskan kehidupan yang diridhai Allah SWT dengan mengikuti petunjuk-petunjuknya.

B.  GENERASI YANG MELAHIRKAN ETNIS SEMUA BANGSA DIDUNIA MENDIRIKAN SHALAT

Imam thabari dalam tafsirnya (18/214) menjeaskan bahwa keterangan ayat (QS. Maryam: 58) menegakan tentang sifat-sifat orang pada generasi lalu merupkan nenek moyang seluruh bangsa dan etnis manusia didunia ini. Mereka adalah orang-orang yang memperoleh nikmat, pertolongan dan petunjuk jalan yang lurus dari Allah SWT. Orang-orang itu antara lain :

1.      Kalangan para nabi keturunan Nabi Adam AS
2.      Dilanjutkan  oleh keturunan pengikut Nabi Nuh yang beriman dan selamat dalam kapal Nuh dari badai maha dahsyat
3.      Dilanjutkan lagi oleh keturunan Nabi Ibrahim, sang kekasih Allah
4.      Dilanjutkan lagi oleh keturunan bangsa Israil (Yahudi) yang berasal dari keturunan Nabi Ishak AS bin Ibrahim AS.
5.      Kemudian dari kalangan orang-orang yang memperoleh petunjuk iman kepada Allah SWT dan beramal saleh dengan menaati perintah serta larangan-Nya.
6.      Kemudian, oleh orang-orang mulai diantara meereka (dari poin 1 s/d 5 ) yang dipilih  Allah menjadi rasul (utusan) Allah dan diberi wahyu, antara lain
·        Dari keturunan generasi awal, yakni dari Nabi Adam AS yang terpilih menjadi rasul adalah Nabi Idris AS
·        Dari keturunan Nabi Nuh AS yang beriman dan selamat dalam kapal Nabi Nuh. Yang terpilih adalah Nabi Ibraahim AS
·        Dari keturunan Nabi Ibrahim AS. Yang terpilih menjadi rosul adalah Ishak, Ya’kub, Isma’il.
·        Dari keturunan bangsa israil (anak cucu keturunan Nabi  ishaq). Yang terpilih menjadi rasul adalah Nabi Musa AS, Nabi Harun AS, Nabi Zakaria AS, dan Nabi Isa AS.

Abi Wa’il membackannya dan menjdikan ayat (QS. Al Bayyinah sebagai refrensi argumentasinya.

Jawaban Abi Wa’il atas pertanyaan suatu kaum akan sunah para Nabi dengan mengemukakan surat Al-Bayyinah ayat 1-5 itu Karena setiap risalah yang dibawa oleh para nabi (sejak Nabi Adam hingga Nabi Muhaammad SAW) mempunyai tiga kesamaan yang tidak pernah berubah (Sunnatul Anbiya),yakni menyeru kepada tauhid,shalat dan zakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Cara Shalat Nabi Adam AS

Contoh Proposal MAGANG (Praktek kerja Lapangan) di Kantor Pelayanan Pajak

Cara Cepat Dapat Uang dari Snack Video